fbpx

Banjir Di Kabupaten Bekasi terjadi pada tanggal 20-23 Februari 2021. Hujan yang tak kunjung berhenti pada pertengahan bulan Februari hingga Awal Maret cukup mengundang berbagai masalah. Hal yang paling besar dirasakan adalah terjadinya bencana banjir di berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi dan sekitarnya hal tersebut juga diperparah dengan adanya Tanggul Sungai Citarum yang jebol, di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Tanggul jebol itu mengakibatkan 9 desa di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, terendam banjir. Tingginya curah hujan dan jebolnya tanggul juga menyebabkan 8.539 unit rumah warga terendam dan 4.184 jiwa memilih untuk mengungsi di Kabupaten Bekasi. Tidak hanya itu, Kejadian serupa juga menerjang wilayah di luar Kabupaten Bekasi, seperti wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Karawang. Berdasarkan pantauan di lokasi, tanggul itu sudah rata dengan Sungai Citarum. Limpasan air dengan kecepatan tinggi dari Sungai Citarum merendam rumah-rumah warga dengan sangat cepat.

CSR BANJIRCSR BANJIR
PT. Tri-Wall Indonesia yang berbasis di Kabupaten Bekasi yang sebagian besar karyawan dan karyawatinya berdomisili di Kabupaten Bekasi pun terdampak oleh banjir tersebut. Sehingga PT. Tri-Wall Indonesia tergerak untuk memberikan bantuan untuk meringankan para korban bencana banjir tersebut khususnya untuk karyawan dan karyawati-nya.

Bantuan untuk korban bencana banjir tersebut diberikan langsung oleh Pimpinan PT. Tri-Wall Indonesia Bapak Yusuf Romadhon yang juga mengadakan kunjungan ke salah satu rumah karyawan di daerah Pebayuran Bekasi yang terlihat porak poranda diterjang banjir karena tanggul yang jebol dan beberapa wilayah perumahan karyawan di sekitaran Kabupaten Bekasi pada umumnya sebagai bentuk kepedulian PT. Tri-Wall Indonesia.

Di infokan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa curah hujan yang terjadi ini disebabkan adanya aktivitas gangguan atmosfer di zona ekuator yang sering disebut aktivitas Rossby Equatorial. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya pelambatan dan pertemuan angin. BMKG menambahkan, saat ini wilayah di Pulau Jawa masih memasuki periode puncak musim hujan. Hujan dengan intensitas sedang-lebat masih terjadi di puncak periode musim hujan ini, yang diperkirakan masih akan berlangsung sampai akhir Februari dan awal Maret.

CSR BANJIR

SubscribeUntuk Mengetahui Kabar Terbaru Tentang Kami

Join dengan akun email kami untuk menerima penawaran dan berita terbaru tentang kami.

Selamat Anda Sudah Berhasil Subscribe !